Bagaimana jika kau suka berkebun? Berikut kisah Ani yang suka berkebun.
Sejak kecil Ani sangat menyukai tanaman. Dia sudah diajari berkebun oleh ayahnya sejak kecil. Kebun Ani sangat luas sekali. Banyak sekali jenis tanaman di dalamnya. Ada bunga-bunga-an, ada sayur-sayuran, ada buah-buahan. kebanyakan adalah sayur dan buah.
Suatu ketika, paman Ani datang dari kota. Melihat Ani suka berkebun, paman Ani mempunyai sebuah ide. Si Paman berkata kepada Ani:
“Ani, ku punya ide” kata paman
“apa paman?” tanya Ani
“kenapa tak kau jual sayur dan buah itu?” kata paman
“ah, paman Cuma kebun aja, lagian Ani ga pernah jualan” kata Ani
“eh, ga pernah jualan bukan berarti ga bakat lho?” kata paman meyakinkan Ani
“ah, apa benar Ani punya bakat?” tanya Ani
“kalau ga dicoba, ga pernah tahu kan?” kata paman
“oke paman” kata Ani
Setelah beberapa lama berbincang, ternyata paman mempunyai ide untuk menjual sayur dan buah langsung dari pohonnya. Paman berkata:
“biar ga repot, suruh saja orang-orang untuk petik buahnya, lalu bayar”
“wah, ide yang bagus paman” kata Ani
“benar sekali An, disamping ga repot, sayur dan buahnya masih segar” kata paman
“tapi gimana cara promosinya dan nentuin harganya?” tanya Ani
“gampang itu mah, kau bisa buat selebaran dan disebar di pasar. Untuk nentuin harga kau bisa beli timbangan dan cek harga langsung ke pasar” jawab paman
“ide cemerlang!” kata Ani
Besoknya, Ani bersama pamannya pergi ke pasar untuk mengecek harga-harga sayur dan buah di pasar. Sorenya, Ani sangat bersemangat untuk membuat selebaran di komputernya. Ani menyebar selebaran itu esok harinya. Sorenya, mendadak banyak sekali pembeli datang ke kebun Ani. Kata para pembeli, sayuran dan buah Ani segar-segar.
Sekarang, Ani bisa membiayai sekolahnya sendiri, beli buku sendiri, beli mainan sendiri. Ani tak lupa untuk menyumbangkan sebagian uangnya kepada orang miskin. Ani punya cita-cita, jika ia besar nanti, Ani ingin punya bisnis Agrowisata.
Ani sukses dan baik ya?. Kalian ingin jadi seperti Ani? Kalian harus berani mencoba, yang tekun dan rajin. dan Siap-siap sukses ya.
salam kak olich
0 komentar:
Posting Komentar