Gimana ya kalau teman kita nantangin berkelahi? Berikut kisah Toni
Suatu hari, di sd kebangsaan datang murid baru yang bernama Toni. Toni adalah anak yang cerdas, ramah dan baik sehingga tidak susah mendapatkan banyak teman, kecuali satu orang yaitu Yono. Yono anak yang nakal suka jahil sama temen, dia iri sama Toni yang disukai banyak teman.
Suatu ketika sepulang sekolah, Toni sendirian. Tiba-tiba Yono mendatangi Toni. Yono berkata:
“hei Ton, ku tantang kamu berkelahi”
“eh, berkelahi itu tak baik” kata Toni kaget karena Yono tiba-tiba datang menantang berkelahi.
“halah, cengeng!” ledek Yono.
“hmph… kupikir dulu, besok kujawab di gudang belakang sekolah. Apa mau berkelahi atau tidak” kata Toni.
“oke, kutunggu jawabanmu besok. Kalau ga terima, berarti kamu cengeng” Yono tertawa sinis
Selama seharian, Toni memikirkan ide untuk melawan Yono dan tiba-tiba muncul ide. Toni berpikir:
“Aha! Kenapa tidak ku tantang sepakbola saja, itu kan permainan yang bagus? Dan aku sudah banyak belajar sepakbola”
Besoknya Toni menemui Yono. Toni membawa banyak kawan untuk berjaga-jaga agar tidak diserang Yono. Yono mengejek toni:
“sudah kukira kau cengeng”
“eh tunggu, aku punya tantangan lain buat kamu” kata Toni.
“oke, asalkan tantangan laki-laki, jangan kau suruh aku bermain bekel hahaha” ledek Yono
“ku tantang bermain adu penalty sepakbola” jawab Toni
“hahaha, oke! Aku jago sepakbola” jawab Yono
“jika aku menang, kamu harus berhenti jahil!” Tantang Toni
“Oke, tapi, jika aku yang menang, Kamu harus bertekuk lutut kepadaku didepan semua anak” tantang Toni
“Setuju, ingat teman-teman janjinya, dia ga boleh jahil kalau aku menang” kata Toni kepada temannya
“Ya, kalau dia Jahil, kita buat surat agar dihukum ibu guru” jawab salah satu teman.
Keesokan hari Adu penalty dimulai. Toni, dan Yono diberi kesempatan lima kali menendang bola dan lima kali menjaga gawang. Pertama, Gawang Toni kebobolan. kedudukan 0-1 untuk Yono. Yono berkata:
“hahaha, aku jago kan”
“iya kamu jago, aku harus lebih konsentrasi” kata toni
Gemuruh sorak teman-teman mendukung Toni. Semangat Toni bangkit. Akhirnya dia berhasil memasukkan gol dan kedudukan imbang. Akhir pertandingan kedudukan 4-3 buat Toni. Toni berkata pada Yono:
“sekarang kamu ga boleh jahil, Yon”
“oke, Ini janji seorang lelaki” kata Yono
“bagus, dan kita adalah teman, kamu temanku” kata Toni
“trims banget ya Ton, kamu memang baik” kata Yono berterimakasih
Teman-teman semua senang. Salah satu teman Toni yang bernama Edi berkata:
“kau hebat Ton”
“aku tidak menang tanpa dukungan kalian” kata Toni
“wah kamu memang orang yang rendah hati” kata Edi.
Sejak saat itu semua teman-teman Toni di SD Kebangsaan sangat kompak. Tidak ada yang Jahil dan selalu saling membantu.
Suatu ketika sepulang sekolah, Toni sendirian. Tiba-tiba Yono mendatangi Toni. Yono berkata:
“hei Ton, ku tantang kamu berkelahi”
“eh, berkelahi itu tak baik” kata Toni kaget karena Yono tiba-tiba datang menantang berkelahi.
“halah, cengeng!” ledek Yono.
“hmph… kupikir dulu, besok kujawab di gudang belakang sekolah. Apa mau berkelahi atau tidak” kata Toni.
“oke, kutunggu jawabanmu besok. Kalau ga terima, berarti kamu cengeng” Yono tertawa sinis
Selama seharian, Toni memikirkan ide untuk melawan Yono dan tiba-tiba muncul ide. Toni berpikir:
“Aha! Kenapa tidak ku tantang sepakbola saja, itu kan permainan yang bagus? Dan aku sudah banyak belajar sepakbola”
Besoknya Toni menemui Yono. Toni membawa banyak kawan untuk berjaga-jaga agar tidak diserang Yono. Yono mengejek toni:
“sudah kukira kau cengeng”
“eh tunggu, aku punya tantangan lain buat kamu” kata Toni.
“oke, asalkan tantangan laki-laki, jangan kau suruh aku bermain bekel hahaha” ledek Yono
“ku tantang bermain adu penalty sepakbola” jawab Toni
“hahaha, oke! Aku jago sepakbola” jawab Yono
“jika aku menang, kamu harus berhenti jahil!” Tantang Toni
“Oke, tapi, jika aku yang menang, Kamu harus bertekuk lutut kepadaku didepan semua anak” tantang Toni
“Setuju, ingat teman-teman janjinya, dia ga boleh jahil kalau aku menang” kata Toni kepada temannya
“Ya, kalau dia Jahil, kita buat surat agar dihukum ibu guru” jawab salah satu teman.
Keesokan hari Adu penalty dimulai. Toni, dan Yono diberi kesempatan lima kali menendang bola dan lima kali menjaga gawang. Pertama, Gawang Toni kebobolan. kedudukan 0-1 untuk Yono. Yono berkata:
“hahaha, aku jago kan”
“iya kamu jago, aku harus lebih konsentrasi” kata toni
Gemuruh sorak teman-teman mendukung Toni. Semangat Toni bangkit. Akhirnya dia berhasil memasukkan gol dan kedudukan imbang. Akhir pertandingan kedudukan 4-3 buat Toni. Toni berkata pada Yono:
“sekarang kamu ga boleh jahil, Yon”
“oke, Ini janji seorang lelaki” kata Yono
“bagus, dan kita adalah teman, kamu temanku” kata Toni
“trims banget ya Ton, kamu memang baik” kata Yono berterimakasih
Teman-teman semua senang. Salah satu teman Toni yang bernama Edi berkata:
“kau hebat Ton”
“aku tidak menang tanpa dukungan kalian” kata Toni
“wah kamu memang orang yang rendah hati” kata Edi.
Sejak saat itu semua teman-teman Toni di SD Kebangsaan sangat kompak. Tidak ada yang Jahil dan selalu saling membantu.